30
Jan

Jangan Lalaikan: Ini Peristiwa Penting pada Bulan Sya’ban

 

Al Husna Internasional: Bulan Sya’ban yang letaknya terapit oleh dua bulan mulia sering kali dilalaikan oleh sebagian umat Muslim. Padahal, bulan Sya’ban menyimpan kemuliaan tersendiri. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda, Bulan Rajab adalah bulannya Allah, Bulan Sya’ban adalah bulanku, dan Bulan Ramadhan adalah Bulan umatku.

Oleh karena itu, untuk menadi hamba yang bertakwa dan beriman, ita dianurkan untuk menjalankan amalan-amalan yang dianurkan seperti melaksanakan sunnah dan berdo’a.

Selain keutamaan, ternyata ada peristiwa-peristiwa besar yang terjadi ketika bulan Sya’ban dalam sejarah Islam. Berikut peristiwa-peristiwa penting pada bulan Sya’ban.

Berpindahnya arah kiblat: Tahukah Anda, bahwa sepanjang sejarah Islam, arah Kiblat pernah berpindah? Awalnya, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim dan pengikutnya untuk menyembah Allah dengan menghadap Ka’bah. Namun, ketika Rasulullah berada di Makkah, Muslimin shalat menghadap Baitul Maqdis. Bahkan hal ini tetap berlangsung ketika Rasulullah berhijrah ke Madinah.

Rasa rindu menghadap Baitullah menyelimuti relung hati Rasulullah. Saat itu, Rasulullah sering menengadah ke langit untuk menanti kapan turunnya wahyu untuk perpindahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah.

Kepada Jibril, Rasulullah SAW bertutur, “Aku senang jika Allah memalingkan wajahku dari Kiblat Yahudi.” Jibril menjawab, “Aku hanya hamba biasa, berdo’alah dan mintalah kepada Rabbmu.” Maka Rasulullah SAW menengadahkan wajahnya ke langit.

Pada pertengahan Sya’ban, Malaikat Jibril menurunkan wahyu dari Allah yang berisi ayat tentang pemindahan kiblat. Wahyu tersebut ialah ayat berikut ini;

Artinya; “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah [2]: 144)

Turun wahyu wajibnya puasa Ramadhan: Bualan Sya’ban merupakan bulan yang berada di antara bulan baik Allah SWT, yaitu bulan Rajab dan bulan Ramahan. Pada bulan Sya’ban tahun ke 2 Hijriah turunlah perintah untuk melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan. Wahyu tersebut tertuang dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 183 berikut ini;

Artinya; “Wahai orang-orang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Turunnya perintah bersholawat: Peristiwa yang terjadi pada bulan Sya’ban lainnya ialah turun wahyu yang berisikan perintah bersholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Perintah bersholawat tersebut tertulis abadi dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56 berikut;

Artinya; “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab ayat 56)

Bulan diangkatnya seluruh amal manusia: Pada bulan ini juga terdapat salah satu peristiwa yang sangat istimewa, yaitu naiknay amalan-amalan kita kepada Allah SWT. Pada bulan ini tepatnya pada malam Nishfu Sya’ban, amal seluruh manusia akan dinaikkan dan diperlihatkan kepada Allah SWT. Hal tersebut termaktub dalam sebuah hadits berikut yang diriwayatkan An-Nasa’I yang meriwayatkan dialog Usamah bin Zaid dan Nabi Muhammad SAW;

“Wahai Nabi, aku tidak melihatmu berpuasa di bulan-bulan lain sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban?”   tanya Usamah bin Zaid kepada Rasulullah, Beliau menjawab,“Banyak manusia yang lalai di bulan Sya’ban. Pada bulan itu semua amal diserahkan kepada Allah SWT. Dan aku suka ketika amalku diserahkan kepada Allah, aku dalam keadaan puasa.” (HR. An-Nasa’i).

Menurut Sayyid Muhammad Alawi, selain bulan Sya’ban, ada waktu-waktu lain yang juga merupakan waktu penyerahan amal, yaitu setiap siang, malam, dan setiap pekan. Ada juga beberapa amal yang diserahkan secara langsung kepada Allah tanpa menunggu waktu khusus, seperti halnya shalat lima waktu.

Demikianlah peristiwa penting yang terjadi pada bulan Sya’ban yang dapat kami rangkum untuk Anda. Semoga dengan mengetahui kemuliaan bulan Sya’ban, menjadikan kita semakin bersemangat dalam beramal sholih lillaaahi ta’ala. Wallaahu’alam.

===============================

////////////

Informasi Penerimaan Santri Baru T.P. 2026-2027 :

SMAIQ SMAIQ KLIK DISINI

SMPIQ SMPIQ KLIK DISINI

SD IT Tahfidz SDIT Tahfidz KLIK DISINI

SD IT Reguler SDIT Reguler KLIK DISINI

KB IT – TK IT KB-TK KLIK DISINI

 

////////////

 

Al Husna Mayong, mengelola :

KB IT – TK IT – SD IT – SMP IQ – SMA IQ – TPQ – Ponpes Tahfidh Qur’an – Majlis Ta’lim – Al Husna Mabrur – Al Husna Mart – LAZISNA – MADINA.

////////////

Siapkan Infaq terbaikmu Untuk PEMBANGUNAN MASJID BESAR AL HUSNA Ke :
🏦 Bank Rakyat Indonesia (BRI)
🏧 224001000848561
🏦 Bank Negara Indonesia (BNI)
🏧 1544613546
A/N: PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL HUSNA

Salurkan juga Infaq Untuk Dakwah MEDIA AL HUSNA Ke :
🏦 Bank Rakyat Indonesia (BRI)
🏧 Rek. No. 2240-01-006409-53-5
🏢 a/n. MEDIA AL HUSNA
) Konfirmasi Transfer: wa.me/6289621050552

////////////

Youtube : New Al Husna Official
Facebook : YP3 Al Husna Mayong Jepara
Email : yp3alhusna@gmail.com
Website : www.alhusnainternational.sch.id

////////////

———————————————————