Tanda Orang Beriman : Oleh Abah Mundhoffar (Pengasuh PP Al Husna Internasional)
Saudara-saudaraku, dalam surah Ibrahim juz 13 ayat yang ke-24-25 yang menerangkan bahwa Allah memberikan tamsil bagi kalimah thayyibah. Kalimah thayyibah itu adalah Lailahaillallah. Yaitu kalimah iman. Kasyajaratin thayibah, Allah memberi tamsil seperti pohon yang indah, yang bagus. Asluha tsabit, yang mana akar pokoknya menghunjam ke dalam tanah sedalam-dalamnya.
Waaruha fissamaβ dan cabang-cabangnya, daun-daunnya tinggi menjulang. Ayat berikutnya yang mana Syajarah thayibah ini mendatangkan buah-buahnya setiap saat dengan izin Rabbnya yaitu Allah SWT. Allah membuat tamsil-tamsil perumpamaan-perumpamaan untuk manusia untuk kita semuanya. Supaya manusia ini pada mengingat, bahwa kita selalu ingat kepada Allah SWT dengan tamsil-tamsil yang Allah sampaikan di dalam ayat-ayat suci-Nya.
Saudara-saudaraku, iman kita ini bagaimana? Seperti syajarah ini tadi, yaitu tsabbit. Bagaimana iman kita itu menghunjam dalam hati kita sedalam-dalamnya. Pohon kalau menghujam sedalam-dalamnya akar, maka dia akan melewati ujian-ujian angin yang menerpa. Ada angin lesus, angin ribut, tornado dan lain sebagainya. Pohon itu akan tetap kokoh, berdiri tegak. Karena apa? Asluha. Akar pokoknya menghujam ke dalam tanah.
Begitu juga dengan hati kita, ketika kalimah Lailahaillallah iman kita ini menghujam sedalam-dalamnya dalam hati kita, maka berjuta-juta ujian, berjuta-juta rintangan, masalah apa saja tentu akan melewati kita, kita akan tersenyum. Karena apa? Karena asluha tsabit. pohon tadi akar pokoknya menghujam sedalam-dalamnya. Jadi tidak mudah terombang-ambing oleh angin, tidak mudah patah dan lain sebagainya. Tidak mudah roboh, tidak mudah tercabut akarnya karena asluha tsabit akar pokoknya menghujam dalam tanah.
Begitu juga ketika iman kita ini menghujam seperti dalam tanah, tidak mudah terombang-ambing dengan perubahan zaman, perubahan apa, kondisi apa, tersenyum saja. Karena apa? Yang terlihat, yang terpandang, yang terpikir hanyalah Allah SWT. Dan Allah menciptakan sesuatu untuk menguji kita, sementara iman kita sudah menghunjam. Wa far’uha fisama. Kalau ini ciri-cirinya, kalau ada pohon atau cabang yang ke kanan ini kering, berarti akar yang ke kanan juga kering. Azzahir yadulu alal batin. Kalau pohon ini mulai keropos, berarti akarnya juga mulai keropos. Kalau pohon ini menjulang tinggi, kemudian daunnya juga indah, hijau, maka akar-akarnya ini tandanya subur menghujam ke dalam tanah dan subur.
Ketika kita menghadapi kehidupan ini, sedikit-sedikit ini tumbang, sedikit-sedikit ini mengeluh, sedikit-sedikit ini tidak bisa melewati ujian, dapat ujian sedikit, masalah sedikit, kita gak bisa menyelesaikan. Masya Allah. Itu berarti tandanya akar-akar dalam hati kita, akar-akar iman ini keropos tidak menghujam sedalam-dalamnya. Tutiβ ukulaha tanda orang beriman. Orang ini akan dapat manfaat ketika duduk di bawah pohon yang rindang itu. Manfaatnya sejuk, adem, sepoi-sepoi. Jadi orang dekat kepada orang yang punya iman pasti hatinya adem.
Kalau ada orang berbicaranya menyakitkan, tangannya setiap bergerak merugikan, kakinya membuat kerusakan, itu tanda-tanda orang tidak beriman. Jadi orang beriman ini akan selalu mengucapkan sesuatu yang lembut, mendamaikan hati. Siapa saja yang di dekatnya akan merasa nyaman. Tangannya setiap bergerak akan manfaat buat umat. Kakinya setiap melangkah akan banyak manfaat di manapun berada.
Itu semua adalah tanda orang beriman. Jadi seperti pohon yang rindang ini tadi, siapa saja di samping pohon itu tidak merasa was-was. Jadi orang berada di dekat orang yang beriman akan merasa banyak manfaat, akan nyaman hatinya. Orang beriman ini diumpamakan syajarah thayibah, akan selalu mengeluarkan buahnya. Orang beriman akan selalu mengeluarkan buah kebaikan-kebaikan dari mulutnya, dari matanya, dari tangannya, dari pikirannya, dari ide-ide yang cemerlang untuk umat semuanya. Hatinya, semuanya karena digerakkan dari iman yang menghujam sedalam-dalamnya bermanfaat dari segalanya seperti pohon tadi.
Begitu juga orang yang punya iman, dia akan pulang dengan membawa ilmu. ditebarkan di mana-mana. Dan orang yang punya iman tidak akan memandang itu amal saya. Setiap saat orang beriman ini harus memberi manfaat kepada siapapun. Jangan memberi madarat. Kalau memberi madarat itu namanya bukan orang yang beriman. Orang beriman, setiap tutur katanya akan membuat orang senang, akan membuat orang adem, ayem. Orang beriman dengan akhlak bagaikan dua sisi mata uang. Orang beriman pasti memiliki akhlak mulia. Orang yang punya akhlak mulia pasti beriman. Uang kalau gambarnya hanya satu sisi saja gak laku. Harus kanan dan kiri. Begitu juga iman hanya pengakuan saja. Aku beriman, aku beriman. Tapi tidak ada manfaat yang keluar darinya. Mulutnya gak membawa manfaat untuk orang lain. Tangannya tidak membawa manfaat, kakinya tidak membawa manfaat. Hanya untuk dirinya saja. Itu bukan orang beriman.
Kita coba koreksi diri kita apakah sudah beriman atau belum. Iman kita sudah menghunjam sedalam-dalamnya. seperti ayat ke-24-25 di surat Ibrahim atau belum?
Semoga Allah SWT memberi kesempatan untuk kita, untuk menghujamkan iman kita sedalam-dalamnya sehingga manfaat sebanyak-banyaknya untuk umat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
—————————————————-
===============================
Infomasi PSB (Penerimaan Santri Baru)
////////////
Al Husna Mayong, mengelola :
KB IT – TK IT – SD IT – SMP IQ – SMA IQ – TPQ – Ponpes Tahfidh Qur’an – Majlis Ta’lim – Al Husna Mabrur – Al Husna Mart – LAZISNA – MADINA.
////////////
Siapkan Infaq terbaikmu Untuk PEMBANGUNAN MASJID BESAR AL HUSNA Ke :
π¦ Bank Rakyat Indonesia (BRI)
π§ 224001000848561
π¦ Bank Negara Indonesia (BNI)
π§ 1544613546
A/N: PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL HUSNA
Salurkan juga Infaq Untuk Dakwah MEDIA AL HUSNA Ke :
π¦ Bank Rakyat Indonesia (BRI)
π§ Rek. No. 2240-01-006409-53-5
π’ a/n. MEDIA AL HUSNA
) Konfirmasi Transfer: wa.me/6289621050552
////////////
Youtube : New Al Husna Official
Facebook : YP3 Al Husna Mayong Jepara
Email : yp3alhusna@gmail.com
Website : www.alhusnainternational.sch.id
////////////
———————————————————

0 comments